Pages

PTC

clix2idr
Tampilkan postingan dengan label Science. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Science. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Maret 2011

Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan, Beserta Fungsinya Organelnya

  
Tahukah kalian perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan? di sini saya akan sedikit memberikan sedikit informasi tentang beberapa perbedaan yang terdapat dalam dalam sel hewan dan sel tumbuhan, serta fungsi dari oraganel-organel yang ada di dalam sel. Untuk lebih lengkapnya,, silahkan baca postingan saya di bawah ini.

Jumat, 04 Maret 2011

Perkembangan Teori Atom




Dari zaman yunani kuno hingga sekarang, model dan teori atom terus berkembang. Melalui model dan teori atom, kita dapat mengetahui struktur suatu atom. Perkembangan tersebut tidak dapat dilepaskan dari upaya para ilmuwan diantaranya Democritus, John Dalton, J.J. Thomson, Rutherford, Chadwick, Milikan, Niels Bohr, Schrodinger, de Broglie dan Heisenberg.


Sabtu, 26 Februari 2011

Transport Aktif dan Transport Pasif

Sebelum membahas tentang transport aktif dan transport pasif, kita harus lebih dahulu mengenal tentang membran sel. Di dalam MEMBRAN SEL pertukaran air, zat terlarut, nutrisi, oksigen, karbondioksida dari satu bagian ke bagian lain atau dari satu jaringan menuju jaringan lain melalui membran sel atau membran kapiler. Lapisan membran sel terdiri dari lapisan lipid ganda dan lapisan protein, dan juga sedikit karbohidrat. Lapisan lipid ganda (di kenal dengan lipid bilayer) sukar dilalui oleh cairan ekstraseluler dan cairan intraseluler. Olehnya lapisan lipid ganda dapat berfungsi sebagai sawar bagi pergerakan molekul air dan zat terlarut antara ruang ekstraseluler dan ruang intraseluler. Ada beberapa zat yang dapat menembus masuk maupun keluar melalui lapisan lipid ganda ini, dengan berjalan langsung melalui bahan lipid itu sendiri, hal ini terjadi bagi zat terlarut lipid. Protein ini menyelinap di antara susunan lapisan lipid ganda sehinga menimbulkan jalur alternatif yang melalui membran sel. Beberapa protein mempuyai ruangan licin yang dapat dilalui oleh meolekul dan memungkinkan ion-ion atau molekul tertentu untuk bergerak bebas, protein ini disebut protein kanal. Yang lainya disebut protein pembawa. Protein kanal dan protein pembawa seringkali sangat selektif sehingga hanya ion atau molekul tertentu saja yang dapat melalui membran. Perpindahan zat terlarut dan air melalui membran sel melibatkan mekanisme Transport Pasif dan Transport Aktif, transportasi pasif sering disebut dengan difusi. Transportasi pasif tidak membutuhkan energi dan transportasi aktif dibutuhkan energi ( ATP) karena transportasi ini melawan gradien energi.


Minggu, 23 Januari 2011

Perbedaan Otak Laki-laki dan Perempuan



Berbicara mengenai otak, ternyata otak laki-laki dan perempuan mempunyai perbedaan loch, pingin tau perbedaan tersebut?  Baca niyh postingan

Michael Guriaan dalam bukunya What Could He Be Thinking? How a Man’s Mind Really Works menjelaskan, perbedaan antara otak laki-laki dan perempuan terletak pada ukuran bagian-bagian otak, bagaimana bagian itu berhubungan serta cara kerjanya. Perbedaan mendasar antar keduanya adalah:

1. Perbedaan spasial
Pada laki-laki otak cenderung berkembang dan memiliki spasial yang lebih kompleks seperti kemampuan perancangan mekanis, pengukuran penentuan arah abstraksi, dan manipulasi benda-benda fisik. Tak heran jika laki-laki suka sekali mengutak-atik kendaraan.

2. Perbedaan verbal
Daerah korteks otak pria lebih banyak tersedot untuk melakukan fungsi-fungsi spasial dan cenderung memberi porsi sedikit pada daerah korteksnya untuk memproduksi dan menggunakan kata-kata. Kumpulan saraf yang menghubungkan otak kiri-kanan atau corpus collosum otak laki-laki lebih kecil seperempat ketimbang otak perempuan.

Bila otak pria hanya menggunakan belahan otak kanan, otak perempuan bisa memaksimalkan keduanya. Itulah mengapa perempuan lebih banyak bicara ketimbang pria. Dalam sebuah penelitian disebutkan, perempuan menggunakan sekitar 20.000 kata per hari, sementara pria hanya 7.000 kata!

Termasuk perempuan bisa memaksimalkan multi tasking-nya, menggendong si kecil, sembari memasak dan menyaksikan sinetron favorit di televisi. Sementara kaum pria, jangan heran kalau mereka tidak mendengarkan panggilan anda ketika tengah menyimak pertandingan bola dari klub favorit atau tengah menyaksikan film kesayangan di televisi.

3. Perbedaan bahan kimia
Otak perempuan lebih banyak mengandung serotonin yang membuatnya bersikap tenang. Tak aneh jika wanita lebih kalem ketika menanggapi ancaman yang melibatkan fisik, sedangkan laki-laki lebih cepat naik pitam. Selain itu, otak perempuan juga memiliki oksitosin, yaitu zat yang mengikat manusia dengan manusia lain atau dengan benda lebih banyak. Dua hal ini mempengaruhi kecenderungan biologis otak pria untuk tidak bertindak lebih dahulu ketimbang bicara. Ini berbeda dengan perempuan.

4. Memori lebih kecil
Pusat memori (hippocampus) pada otak perempuan lebih besar ketimbang pada otak pria. Ini bisa menjawab pertanyaan kenapa bila laki-laki mudah lupa, sementara wanita bisa mengingat segala detail. (Kpl/ICH)

Gimana? udah tau kan sekarang bedanya. Klo dah tau, jangan lupa bagi ilmunya ama temen-temen agan, biar ilmunya jadi manfaat

Sistem Reproduksi Pria


 

1. PENIS
Merupakan jaringan erektil yang berfungsi untuk :
-    Deposit sperma dalam hubungan seksual sehingga dapat ditampung sebelum senggama.
-    Sebagai alat penting dalam hubungan seks baik untuk kreasi dan prokreasi.
Struktur anatominya terdapat bagian yang disebut kapernous yang dapat membesarkan dan memberi ketegangan pada penis
2. TESTIS
Disebut juga buah zakar. Testis berada di luar yang dibungkus dengan skrotum yang longgar. Merupakan alat penting untuk membentuk hormon pria yaitu testosteron dan membentuk spermatozoa yaitu bibit dari pria dalam jumlah besar. Spermatozoa yang telah dibentuk disimpan pada saluran testis untuk  ditampungnya karena spermatozoa tidak tahan panas dan tidak tahan suhu terlalu dingin. Kulit skrotum yang longgar digunakan untuk mengatur suhu sehingga panas di sekitar spermatozoa relatif tetap.
3. EPIDIDIMIS
Merupakan saluran dengan panjang sekitar 45-50 cm, tempat bertumbuh dan berkembangnya spermatozoa sehingga siap untuk melakukan pembuahan.
4. KELENJAR PROSTAT
Merupakan pembentuk cairan yang akan bersama-sama keluar saat ejakulasi dalam hubungan seksual. Kelenjar ini berada dibagian dalam dan berfungsi membentuk cairan pendukung sperrmatozoa
5. VAS DEFERENS
Merupakan kelanjutan dari saluran Epididimis yang dapat diraba dari luar. Kontap (kontrasepsi mantap) pria dilakukan dengan memotong dan menutup saluran ini sehingga tidak mungkin, memberikan kehamilan .
Sistem hormonal pria yang kompleks sama dengan perempuan, tetapi terdapat perbedaan pada beberapa hal yaitu pada sistem hubungan pancaindera, pusat pubertas inhibitor, hipothalamus, hipofise, dan kelenjar testis. Melalui rangsangan pancaindera, diteruskan dalam sistem hipotalamus-hipofise-testis sehingga berangsur-angsur dapat menerima rangsangan. Hipotalamus mengeluarkan Homon Stimulating Gonadotropik melalui sistem portal, sehingga hipofise anterior mengeluarkan hormon Gonadotropin. Hormon Stimulating sel interstitial (ICSH) merangsang sel Leydig. Sekitar umur 13-14 tahun, terdapat perubahan suara sebagai tanda akil-balik dan mengeluarkan sperma saat tidur (mimpi basah / nochturnal orgasm). Pembentukan spermatozoa melalui proses spermatogenesis yang berasal dari sel Sertoli pada tubulus testis, merupakan mata rantai yang panjang. Sel Leydig yang berperan aktif sehingga akhirnya terbentuk dua spermatozoa X dan spermatozoa Y.

Sistem Reproduksi Wanita

  


ALAT KELAMIN LUAR (GENETALIA EXTERNA)
1. Mons veneris
Merupakan suatu bangunan yang terdiri atas kulit yang di bawahnya terdapat jaringan lemak menutupi tulang kemaluan /simphisis. Mons veneris ditutupi rambut kemaluan
Fungsi Mons veneris adalah sebagai pelindung terhadap benturan-benturan dari luar dan dapat menghindari infeksi dari luar
2. Labia Mayora (bibir besar)
Terdiri atas bagian kanan dan kiri lonjong mengecil ke bawah dan bersatu di bagian bawah. Bagian luar labia mayora terdiri dari kulit berambut, kelenjar lamak, dan kelenjar keringat. Bagian dalamnya tidak berambut dan mengandung kelenjar lemak, bagian ini mengandung banyak ujung syaraf sehingga sensitif terhadap hubungan seks.
3. Labia Minora (bibir kecil)
Merupakan lipatan kecil di bagian dalam labia mayora. Bagian depannya mengelilingi klitoris. Kedua labia ini mempunyai pembuluh darah, sehingga dapat menjadi besar saat keinginan seks bertambah. Labia ini analog dengan kulit skrotum pada pria.
4. Klitoris
Klitoris merupakan suatu bangunan yang terdiri dari:
-    Glans klitoris
-    Korpus klitoris
-    Krura klitoris
Merupakan bagian yang erektil, seperti penis pada pria. Mengandung banyak pembuluh darah dan serat saraf sehingga sangat sensitif saat hubungan seks.
5. Vestibulum
Bagian kelamin ini dibatasi oleh kedua labia kanan-kiri dan bagian atas oleh klitoris serta bagian belakang pertemuan labia minora. Pada bagian vestibulum terdapat muara vagina (liang senggama), saluran kencing, kelenjar Bartholini dan kelenjar Skene (kelenjar ini akan mengeluarkan cairan pada saat permainan pendahuluan dalam hubungan seks sehingga memudahkan penetrasi penis).
6. Himen (selaput dara)
Merupakan selaput tipis yang menutupi sebagian lubang vagina luar. Pada umumnya himen berlubang sehingga menjadi saluran aliran darah menstruasi atau cairan yang dikeluarkan oleh kelenjar rahim dan kelenjar endometrium (lapisan dalam rahim).
Pada perempuan yang tidak mempunyai introitus himenalis disebut Atresia Himenalis (Hymen Inferforata), akibatnya darah mens tidak bisa keluar,
Pada saat hubungan seks pertama himen akan robek dan mengeluarkan darah. Setelah melahirkan himen merupakan tonjolan kecil yang disebut kurunkula mirtiformis.
  


ALAT KELAMIN PEREMPUAN BAGIAN DALAM (GENETALIA INTERNA)
1. Vagina (Saluran Senggama)
Merupakan saluran muskulo-membranasea (otot-selaput) yang menghubungkan rahim dengan dunia luar.
Bagian ototnya berasal dari otot levator ani dan otot sfingter ani (otot dubur) sehingga dapat dikendalikan dan dilatih. Dinding vagina mempunyai lipatan sirkuler (berkerut) yang disebut “rugae”. Dinding depan vagina berukuran 9cm dan dinding belakangnya 11cm. Selaput vagina tidak mempunyai kelenjar sehingga cairan yang selalu membasahi berasal dari kelenjar rahim atau lapisan dalam rahim. Sebagian dari rahim yang menonjol pada vagina disebut “porsio” (leher rahim). Vagina (saluran senggama) mempunyai fungsi penting :
-    sebagai jalan lahir bagian lunak,
-    sebagai sarana hubungan seksual,
-    saluran untuk mengalirkan lendir dan darah menstruasi.
Lendir vagina banyak mengandung glikogen yang dapat dipecah oleh bakteri Doderlein, sehingga keasaman cairan vagina sekitar 4,5 (bersifat asam).
2. Rahim (Uterus)
Bentuk rahim seperti buah pir/Alpukat, dengan berat sekitar 30 gr. Terletak di panggul kecil diantara rektum (bagian usus sebelum dubur) dan di depannya terletak kandung kemih. Hanya bagian bawahnya disangga oleh ligamen yang kuat, sehingga bebas untuk tumbuh dan berkembang saat kehamilan. Ruangan rahim berbentuk segitiga, dengan bagian besarnya di atas. Dari bagian atas rahim (fundus) terdapat ligamen menuju lipatan paha (kanalis inguinalis), sehingga kedudukan rahim menjadi ke arah depan. Lapisan otot rahim terdiri dari tiga lapis, yang mempunyai kemampuan untuk tumbuh-kembang  sehingga dapat memelihara dan mempertahankan kehamilan selama sembilan bulan. Rahim juga merupakan jalan lahir yang penting dan mempunyai kemampuan untuk mendorong jalan lahir. Segera setelah persalinan otot rahim dapat menutup pembuluh darah untuk menghindari perdarahan. Setelah persalinan, rahim dalam waktu 42 hari dapat mengecil seperti semula.
Fungsi rahim:
-    Sebagai alat tempat terjadinya menstruasi
-    Sebagai alat tumbuh dan berkembangnya hasil konsepsi
-    Tempat pembuatan hormon misal HCG
Bagian-bagian dari rahim (uterus):
-    Servik uteri
-    Korpus uteri
-    Fundus uteri
Secara histologis uterus dibagi menjadi tiga bagian:
-    Endometrium, yaitu lapisan uterus yang paling dalam yang tiap bulan lepas sebagai darah menstruasi
-    Miometrum, yaitu lapisan tengah lapisan ini terdiri dari otot polos
-    Perimetrium, merupakan lapisan luar yang terdiri dari jaringan ikat
Uterus di dalam perut terapung-apung tetapi terfiksasi oleh jaringan-jaringan ikat & ligamentum
Ligamentum-ligamentum yang mengfiksir uterus :
1.    Ligamentum cardinale sinistra & dextra (Mackenrodt)
Ligamen ini fungsinya:
a.    Mencegah supaya uterus tidak turun
b.    Di dalamnya terdapat pembuluh darah yang arteria & vena uterina
Ligamen ini berjalan dari servix uteri dan puncak vagina ke arah lateral dinding panggul
Penyebab uterus turun:
a.    Sering melahirkan
b.    Perempuan yang sering melahirkan sering dipijat
c.    Orang yang sudah tua
2.    Ligamentum Sakro Uterinum sinistra & dextra
Fungsi : menahan uterus supaya didak dapat bergerak
Berjalan dari servik bagian belakang kiri kanan ke Os sacrum
3.    Ligamentum Rotundum sinistra & dextra
Ligamen ini berjalan dari daerah Fundus uteri ke dinding panggul
Pada perempuan hamil sering mengalami nyeri pada daerah kaki bawah dikarenakan ligamen rotundum tegang
4.    Ligamentum Latum sinistra & dextra
Merupakan suatu jaringan lapis tipis yang menutupi tuba uterina dan uterus di sebelah belakang ligamentum latum terdapat ovarium/indung telur
5.    Ligamentum infundibulum pelvikum sinistra & dextra
Di dalam ligamen ini terdapat urat-urat syaraf kelenjar limfa serta arteria dan vena ovarika untuk darah yang memberikan ke ovarium dan uterus
6.    Ligamentum ovarii proprium
Yang berjalan dari ovarium menuju ke bagian belakang Fundus uteri
Ligamentum ini secara embriologi berasal dari Gubernaculum seperti juga ligamentum rotundum
3. Tuba Fallopii
Tuba Fallopii berasal dari ujung ligamentum latum berjalan ke arah lateral, dengan panjang sekitar 12 cm. Tuba Fallopii bukan merupakan saluran lurus, tetapi mempunyai bagian yang lebar sehingga membedakannya menjadi empat bagian. Di ujungnya terbuka dan mempunyai fimbriae (rumbai-rumbai), sehingga dapat menangkap ovum (telur) saat terjadi pelepasan telur (ovulasi). Saluran telur ini menyalurkan saluran hasil konsepsi (hasil pembuahan) menuju rahim. Tuba fallopii merupakan bagian yang paling sensitif  terhadap infeksi dan menjadi penyebab utama terjadinya kemandulan (infertilitas).
Fungsi tuba fallopii sangat vital dalam proses kehamilan, yaitu menjadi saluran tempat bertemunya spermatozoa dan ovum, mempunyai fungsi penangkap ovum, tempat terjadinya pembuahan (fertilitas), menjadi saluran dan tempat pertumbuhan hasil pembuahan sebelum mampu menanamkan diri pada lapisan dalam rahim
Fungsi tuba:
-    Tempat terjadinya fertilisasi
-    Saluran yang mengeluarkan hasil konsepsi
-    Fimbria mengangkat ovum yang keluar dari ovarium
4. Indung Telur (Ovarium)
Indung telur terletak antara rahim dan dinding panggul, dan digantung ke rahim oleh ligamentum ovarii proprium dan ke dinding panggul oleh ligamentum infundibulo-pelvikum. Indung telur merupakan sumber hormonal perempuan yang paling utama, sehingga mempunyai dampak keperempuanan dalam pengatur proses menstruasi. Indung telur mengeluarkan telur (ovum) setiap bulan silih berganti kanan dan kiri. Pada saat telur (ovum) dikeluarkan perempuan di sebut “dalam masa subur”.
Produksi telur pada perempuan sesuai dengan usia adalah sebagai berikut:
Saat lahir bayi: mempunyai sel telur                           750.000
Umur 6-15 tahun:  mempunyai sel telur                      439.000
Umur 6-25 tahun: mempunyai  sel telur                      159.000
Umur 26-35 tahun: mempunyai sel telur                       59.000
Umur 35-45 tahun: mempunyai sel telur                       34.000
Masa menopause semua telur  menghilang
Fungsi ovarium:
-    Sebagai penghasil sel telur / ovum
-    Sebagai organ yang menghasilkan hormon (estrogen dan progesteron)
5. Parametrium (Penyangga Rahim)
Merupakan lipatan peritonium dengan berbagai penebalan, yang menghubungkan rahim dengan tulang panggul. Lipatan atasnya mengandung tuba fallopii dan ikut serta menyangga indumg telur. Bagian ini sensitif terhadap infeksi sehingga mengganggu fungsinya.
Hampir keseluruhan alat reproduksi perempuan berada di rongga panggul. Setiap individu perempuan mempunyai rongga panggul (pelvis ) yang berbeda satu sama lain. Bentuk dan ukuran ini mempengaruhi kemudahan suatu proses persalinan. Dan perubahan ukuran pada panggul ini pula untuk mengukur umur kehamilan seorang perempuan.